Tips Parenting: Mengajarkan Anak Sholat

May 27, 2021 by No Comments

Membentuk karakteristik seseorang harus dimulai dari sejak dini termasuk di dalamnya mengajarkan anak untuk sholat. Proses mengajarkan anak untuk sholat ini penting untuk perkembangan anak dalam hal spiritualitasnya. Sebaiknya, mulai ajarkan anak untuk sholat berdasarkan jadwal sholat yang berlaku saat ini.

 

Waktu Tepat Mengajarkan Sholat

 

Sebenarnya setiap agama di seluruh dunia pasti memiliki ajaran positif supaya setiap pemeluknya berperilaku baik. Sejak kecil, seorang anak harus mulai diajarkan terkait pendidikan agama dan mengembangkan nilai-nilai kebaikan yang ada. Hal ini penting supaya pikiran positif sudah bisa ditanamkan sedari dini dan anak nantinya akan berperilaku baik.

Sebenarnya seorang anak tidak ada umur khusus sejak kapan seorang anak bisa diberi arahan untuk melaksanakan sholat. Mengajarkan tentang kepentingan sholat tetapi sebaiknya mulai dilakukan saat anak belum masuk usia baligh. Tentu saja hal ini supaya nanti ketika anak sudah baligh maka Ia sudah siap untuk melaksanakan sholat sesuai syariat.

 

Tips Mengajarkan Sholat

 

Saat mengajarkan seorang anak, bukanlah perkara mudah memberi pemahaman terutama mengenai konsep Ketuhanan. Perlu dipahami bahwa langkah pertama yang perlu disiapkan adalah kesabaran karena ini akan sedikit melelahkan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak sholat yaitu:

1. Menanamkan Pemahaman Soal Allah

Hal selanjutnya yang perlu diberikan pada anak adalah konsep Allah sebagai sang Maha Pencipta dan eksistensinya. Hal ini tentu saja akan menjadi dasar supaya anak nantinya punya kepercayaan atas keberadaan Allah dalam hati mereka. Memberi pemahaman ini harus ada trik tersendiri seperti menceritakan kebaikan Allah secara mudah saja.

2. Memberi Pemahaman Pentingnya Ibadah

Ketika anak sudah mempercayai keberadaan Allah, selanjutnya beri penjelasan mengapa manusia harus beribadah kepada-Nya. Memberi pemahaman ini bisa dengan apa saja yang akan didapat saat beribadah dan apa saja konsekuensi ketika tidak sholat di jadwal sholat. Penjelasan ini pasti akan mendapat beberapa pertanyaan dari anak, jadi jelaskan sebaik mungkin.

3. Memberi Contoh Langsung

Ada pepatah mengatakan “buah tidak jatuh jauh dari pohonnya” maka ini juga berlaku dalam mengajarkan anak untuk sholat. Orang tua akan menjadi contoh terbaik bagi sang anak untuk mau menjalankan sholat ketika orang tua juga melakukannya. Cobalah untuk mengajak sang anak ketika hendak sholat atau jalankan sholat berjamaah bersama keluarga.

4. Memberi Ruang bagi Anak

Ada beberapa anak yang cenderung malu-malu dan tidak mau melakukan ibadah di depan orang tuanya. Beberapa anak juga mungkin tidak mau sholat ketika tidak ada tempat khusus yang bisa mereka jadikan tempat untuk sholat. Ada baiknya jika menyediakan ruang kecil untuk sholat sehingga anak bisa sholat kapanpun mereka menginginkannya.

Itulah dia beberapa tips dalam mengajarkan anak untuk sholat dan pastikan menanamkan nilai ini secara perlahan. Orami menyediakan berbagai artikel informatif lainnya berkaitan dengan artikel-artikel islami yang dibahas dengan bahasa kekinian.